Tampilkan postingan dengan label Palsu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palsu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 September 2013

AYAT PALSU DALAM INJIL MATIUS





Ayat Palsu Injil Matius

Dalam Injil Matius versi Todays English Version (TEV) penginjil secara jujur menunjukkan bahwa ayat Matius 18:11 telah hilang, ditulis sebagai berikut pada versi Injil tersebut :

Matthew 18:11 [NOT IN TEV]

Artinya, isi ayat tersebut tidak ada dalam Injil Today English Version -Not In TEV-.

Rupanya, hilangnya ayat tersebut sangat mengusik para penginjil di seluruh dunia, sehingga mereka dengan keberanian penuh, menambah-nambah ayat yang bukan wewenangnya, contoh dalam Injil Matius Terjemahan Baru oleh LAI ada penambahan ayat seperti berikut :

Matius 18:11 [Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.]"

Isi ayat tersebut adalah totalitas sebagai tambahan oleh para penginjil, yang didapatkan dari menebak-nebak ajaran Yesus.

Tanda kurung [ ] adalah untuk menunjukkan bahwa ayat yang berada di dalamnya adalah tambahan belaka. LAI bahkan pernah secara lebih berani menambah ayat tersebut tanpa memberikan tanda [ ] seperti yang dilakukannya pada Terjemahan Lama, hasilnya seperti berikut ini :

Matius 18:11 Karena Anak manusia datang menyelamatkan yang sesat.

Tidak adanya simbol [ ] untuk menunjukkan ayat buatan manusia/penginjil, sengaja ataupun tidak, akan menyesatkan pembacanya bahwa tidak ada ayat palsu dalam Alkitab dan akan menyebabkan pembacanya mengira bahwa kitab mereka adalah kitab yang sempurna sebagai hasil tulisan manusia yang terinspirsikan oleh roh suci.

Tapi, bisa jadi tidak adanya tanda [ ] memang sebagai kesengajaan agar para pembaca Alkitab tetap meyakini bahwa Alkitab adalah tulisan manusia yang terinspirasikan oleh roh suci, mengetahui Alkitab ada tambahan ayat palsu dapat menghilangkan makna inspirasi roh suci.

Karena roh suci tidak akan mungkin akan kehilangan ayat, makanya di atas telah disinggung, orang Kristen yang berpendapat bahwa Alkitab adalah kitab sejarah tulisan manusia adalah lebih mudah menerima hilangnya ayat tersebut dan tidak perlu memalsukan ayat, tetapi walaupun demikian keimanan meraka akan terbentur juga, karena bagaimana mungkin keimanan disandarkan pada kitab sejarah.

Berikut beberapa contoh ayat-ayat hilang lainnya dari Injil Matius :

Matthew 17:21 [NOT IN TEV]
Matthew 21:44 [NOT IN TEV]
Matthew 23:14 [NOT IN TEV]


Dan ayat-ayat yang hilang tersebut telah diganti oleh ayat-ayat palsu buatan penginjil untuk menyembunyikan Alkitab telah tersunat atau Alkitab tidak sempurna :

Matius 17:21 [ Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa. ]

Matius 21:44 [ Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk. ]

Matius 23:14 [ Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat. ]

AYAT PALSU BIBEL DALAM KISAH PARA RASUL DAN ROMA

Kisah Para Rasul

Berikut ayat-ayat yang hilang dalam Kitab Kisah Para Rasul yang ditulis oleh Lukas :

Act 8:37 [NOT IN TEV]
Act 15:34 [NOT IN TEV]
Act 24:7 [NOT IN TEV]
Act 28:29 [NOT IN TEV]

Dan ayat-ayat yang hilang tersebut telah diganti dengan ayat palsu buatan manusia seperti berikut ini :

Kisah Para Raul 8:37 [Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah."]

Kisah Para Raul 15:34 [Tetapi Silas memutuskan untuk tinggal di situ.]

Kisah Para Raul 24:7 Tetapi kepala pasukan Lisias datang mencegahnya dan merebut dia dengan kekerasan dari tangan kami,

Kisah Para Raul 28:29 [Dan setelah Paulus berkata demikian, pergilah orang-orang Yahudi itu dengan banyak perbedaan paham antara mereka.]


Roma

Dalam kitab Roma atau surat-surat Paulus ke-pada Jemaat Kristen non Yahudi di Roma di Roma, juga terdapat ayat yang hilang yaitu :

Rome 16:24 [NOT IN TEV]

Dan telah diganti dengan ayat palsu sebagai berikut :

Roma 16:24 [Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita menyertai kamu sekalian! Amin.]

AYAT PALSU DALAM INJIL MARKUS



Ayat pasu dalam Injil Karangan Markus
Berikut ayat-ayat yang hilang dalam Injil karangan Markus :

Mark 7:16 [NOT IN TEV]
Mark 9:44 [NOT IN TEV]
Mark 9:46 [NOT IN TEV]
Mark 11:26 [NOT IN TEV]
Mark 15:28 [NOT IN TEV]


Dan berikut ayat-ayat palsu untuk menggantikan ayat-ayat yang hilang tersebut agar Alkitab tetap nampak sempurna dan tetap diyakini sebagai yang terinspirasikan oleh roh suci :

Markus 7:16 [Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar!]

Markus 9:44 [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan - apinya tidak akan padam.]

Markus 9:46 [di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.]

Markus 11:26 [Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka Bapamu yang di sorga juga tidak akan mengam-puni kesalahan-kesalahanmu.]

Markus 15:28 [Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: "Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka."]

AYAT PALSU DALAM INJIL YOHANES

 


Para penginjil n pendeta selalu menggunakan awal kitab Yohanes sebagai pendukung pendapat mereka, bahwa terdapat kalimat trinitas dalam alkitab. Entah mereka bodoh ato pura-pura tidak tahu kalau ayat-ayat tersebut sebenarnya adalah ayat-ayat palsu yang menyusup saat penyusunan alkitab. 

Mari kita Membaca ALKITAB, berikut ini penjelasannya:  :

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” (Yohanes 1:1)

Ayat ini berasal dari Hymne Platonis yang diperkenalkan oleh cendekiawan Yahudi bernama Philo kepada
bangsanya, yang bunyi kalimatnya:
“Pada mulanya adalah Logos (Firman). Logos (Firman) itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu berasal dari Allah.”

Penyalin Kitab Yohanes kemudian mengadopsi hymne ini dan menempatkannya sebagai pembukaan Injil Yohanes, lalu merubah kalimat: “Logos itu berasal dari Tuhan” menjadi “Firman itu adalah Tuhan.”

Pencaplokan ajaran Platonis olehpenyalin Injil Yohanes ini, dijelaskan oleh bapa gereja Santo Agustinus:

“...Book of the Platonis that had been translated out of Greek into Latin. In then I read, not indeed in these words but much the same thought, enforced by many varied arguments that: In the beginning was the word, and the word was with God and the word was God. All things were made by him, and without him nothing was made.” 

(... Buku filsafat Platonis yang telah diterjemahkan dari bahasa Yunani ke bahasa Latin. walaupun tidak sarna persis tetapi jalan pikirannya sama, didukung dengan berbagai argumen bahwa: Pada mulanya adalah firman, dan firman itu bersama Tuhan, dan firman itu adalah (dari) dari Tuhan. Segala sesuatu dijadikan oleh dia (firman) dan tanpa dia (firman) tidak ada yang dijadikan).

Catatan kaki Alkitab The New Testament of the New American Bible, menyatakan  bahwa Yohanes 1:1-18 bukanlah bagian Injil Yohanes, melainkan karya lepas yang kemudian dimasukkan menjadi pembuka kitab Yohanes tersebut:

“John 1:1-18; “The prologue is a hymn, formally poetic in style - perhap originally an independent composition and only later adapted and edited to serve as an overture to the Gospel.”

(Yohanes 1:1-18; pembukaan ini merupakan hymne berbentuk syair - mungkin berasal dari karya bebas, yang kemudian baru dikutip dan diedit untuk berperan sebagai pembuka Injil).

Jadi seharusnya, injil yohanes 1 berawal dari ayat 19.

Demikianlah isi alkitab yang merupakan kitab suci umat kristiani, selalu penuh tambal sulam hanya untuk menuruti kemauan pendiri agama kristen yang berpaham polytheisme. dibuatlah ayat-ayat sisipan agar ajaran pagan yang bertuhan banyak masuk ke dalam kitab, lalu dikatakan bahwa ini kitab suci yang berisi firman Tuhan. akibatnya, terjadilah penyimpangan dari ajaran yesus yang bertuhan Esa menjadi bertuhan 3 alias trinitas.

 


Apakah mereka tidak membaca alkitab ?

 Wahyu 22:18
Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.